Bus Tur KUPJ Terguling Menyebabkan 3 Penumpang Mengalami Luka

Kejadian tragis terjadi ketika bus tur KUPJ tiba-tiba tergelincir dan terguling di Jalan Tol Kutepat, membentang dari Tebing Tinggi hingga Kuala Tanjung. Tiga penumpang bus malang itu mendapati diri mereka dalam keadaan terluka akibat insiden tersebut.
Insiden Tergulingnya Bus Tur KUPJ
Menurut AKBP Dhery Fajariandono, Kasat PJR Polda Sumut, bus tersebut mengalami kecelakaan tunggal pada Kamis, 19 Maret 2026. Jefri Wanto Pasaribu tercatat sebagai pengemudi bus pada saat kejadian.
“Bus tur ini tergelincir dan terguling ke arah kanan di jalur lambat, tepat saat berada di jalur lurus menuju Indrapura,” ungkapnya.
Penyebab Kecelakaan
Dugaan awal menunjukkan bahwa baut roda bus yang patah menjadi penyebab utama kejadian ini. Kerusakan tersebut mempengaruhi stabilitas ban bus, yang kemudian menyebabkan bus tergelincir dan akhirnya terguling.
“Terdapat 16 penumpang di dalam bus saat itu, dan tiga di antaranya menjadi korban dalam insiden ini,” jelas Kasat Dhery.
Identitas Korban
Penumpang yang beruntung selamat namun mengalami luka-luka adalah Marzuki Sitorus, 31 tahun, warga Desa Selat, Kota Tanjungbalai, yang mengalami memar di bagian bahu. Selain itu, Tri Rahayu, 25 tahun, warga Desa Bangun, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, mengalami memar di bahu belakang. Sementara itu, Fajar Ramadhoni, 30 tahun, warga Desa Selat Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, mengalami luka robek di bagian belakang kepala sebelah kanan.
Penanganan Pasca Kecelakaan
“Korban langsung dievakuasi oleh ambulans dari pihak Tol Kutepat dan dibawa ke RS Sapta Medika Indrapura,” jelas Kasat Dhery.
Insiden ini menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, mengemudi dengan hati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas juga sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
- Marzuki Sitorus, 31 tahun, warga Desa Selat, Kota Tanjungbalai, mengalami memar di bagian bahu.
- Tri Rahayu, 25 tahun, warga Desa Bangun, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, mengalami memar di bahu belakang.
- Fajar Ramadhoni, 30 tahun, warga Desa Selat Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, mengalami luka robek di bagian belakang kepala sebelah kanan.