Properti & Infrastruktur

Yanuar Mahdi Terpilih Kembali Memimpin INKINDO Sumut untuk Periode 2026-2030

Yanuar Mahdi kembali terpilih untuk memimpin INKINDO Sumatera Utara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang diadakan pada 1 April 2026. Acara tersebut berlangsung di Grand Ballroom Hotel Four Point, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Kota Medan, dengan suasana demokratis dan penuh antusiasme dari para peserta.

Proses Pemilihan yang Demokratis

Dalam pemilihan ini, Yanuar Mahdi berhasil mengalahkan empat kandidat lainnya, yaitu Ika Handayani ST, Yanti Musyawarah SE MKes, Ar Ahmad Windhu Utama ST MSi IAI, dan Abdul Rahim Surbakti ST. Setelah hasil pemilihan diumumkan, suasana penuh kehangatan terlihat saat Yanuar Mahdi disalami oleh para kandidat yang bersaing serta para pemilik suara yang hadir di musprov tersebut.

Menanggapi kepercayaan yang diberikan, Yanuar Mahdi mengungkapkan, “Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Terima kasih atas kepercayaan seluruh konsultan anggota INKINDO Sumut.” Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk melanjutkan tugasnya dalam memimpin organisasi ke arah yang lebih baik.

Visi untuk Membangun Bersama

Dalam sambutannya, Yanuar juga mengajak seluruh anggota INKINDO Sumut untuk bersama-sama membangun organisasi dengan semangat kolaboratif yang lebih kuat. Ia menekankan pentingnya peran konsultan dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Sumatera Utara.

Pentingnya Konsolidasi Internal

Ketua Panitia Pelaksana Musprov, Ar Arie Infanto ST IAI, menyampaikan bahwa penetapan Yanuar Mahdi sebagai ketua terpilih merupakan puncak dari keberhasilan pelaksanaan musprov. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musyawarah Provinsi INKINDO Sumatera Utara Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sesuai mekanisme organisasi,” ujarnya. Arie juga menambahkan bahwa Musprov kali ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal dan merumuskan arah kepemimpinan yang lebih jelas.

Partisipasi yang Aktif

Musprov kali ini diikuti oleh 148 anggota yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta dihadiri oleh anggota peninjau, pengurus, mitra organisasi, dan tamu undangan dari berbagai latar belakang. “Forum ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan organisasi dan memperkuat soliditas anggota demi kemajuan INKINDO Sumatera Utara,” tambah Arie Infanto.

Prosesi penyematan jabatan Ketua INKINDO Sumatera Utara untuk periode 2026–2030 dilaksanakan secara resmi oleh Ketua Umum DPN INKINDO, Ir Erie Heryadi MH. Acara ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga simbol dari estafet kepemimpinan yang berkelanjutan di tingkat provinsi.

Pentingnya Tanggung Jawab dan Integritas

Dalam sambutannya, Erie Heryadi mengingatkan pentingnya tanggung jawab, integritas, dan visi yang kuat dalam menjalankan amanah organisasi. “Penyematan jabatan ini adalah penegasan atas amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas demi kemajuan INKINDO Sumatera Utara,” tegasnya.

Apresiasi atas Kinerja Sebelumnya

Erie Heryadi juga memberikan apresiasi kepada pengurus DPP INKINDO Sumut yang telah melaksanakan berbagai program selama periode 2022-2026. Menurutnya, Musprov kali ini menandai pentingnya suksesi kepengurusan yang tepat agar organisasi dapat terus berkembang.

Ia memuji seluruh konsultan INKINDO di Sumut yang tetap konsisten mendukung program pembangunan pemerintah meskipun menghadapi berbagai tantangan. “Perkembangan terkini dalam jasa konsultasi harus direspons dengan baik oleh organisasi agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi anggotanya,” ujar Erie Heryadi.

Perubahan dan Inovasi dalam Jasa Konsultasi

Dalam konteks perubahan, Erie menjelaskan bahwa ada sejumlah faktor yang memengaruhi perjalanan konsultan INKINDO, termasuk politik, ekonomi, sosial, dan teknologi. “Perubahan era pemerintahan memengaruhi orientasi pasar jasa konsultasi. Saat ini, fokus kita tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada swasembada pangan dan energi,” ungkapnya.

  • Perubahan fokus dari infrastruktur ke sektor non-konstruksi.
  • Pentingnya adaptasi terhadap kondisi pasar yang dinamis.
  • Inovasi dalam program-program organisasi.
  • Meningkatkan keterampilan dan keahlian anggota.
  • Membangun nilai tambah dalam output yang dihasilkan.

Erie Heryadi juga menekankan perlunya kreativitas dalam menghadapi tantangan yang ada. Ia mendorong anggota untuk semakin kreatif dan inovatif dalam memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan pemerintah.

Peran Proaktif dalam Regulasi

Di sisi lain, INKINDO, baik di tingkat nasional maupun provinsi, harus berperan proaktif dalam mengusulkan regulasi yang lebih kompetitif dan kondusif bagi dunia jasa konsultasi. “Hal ini penting agar anggota dapat beroperasi dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis mereka,” imbuh Erie Heryadi.

Komitmen terhadap Pembangunan Daerah

Sebagai mitra pemerintah, Gubernur Sumut Bobby Nasution melalui Sekretaris Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, M Fauzi, menyambut baik pelaksanaan Musprov INKINDO Sumut 2026. Ia menilai bahwa forum ini adalah kesempatan strategis untuk merumuskan keputusan penting yang berpengaruh bagi organisasi, konsultan INKINDO Sumut, serta masyarakat luas.

“Kami yakin, konsultan INKINDO di Sumatera Utara dapat menciptakan iklim usaha jasa konsultansi yang kondusif,” katanya. Hal ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan peran penting INKINDO dalam pembangunan daerah.

Pameran Produk Mitra

Dalam rangka memeriahkan acara, juga diadakan pameran produk dari para mitra yang turut berpartisipasi dalam Musprov INKINDO Sumut. Pameran ini tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga merupakan platform untuk menjalin kemitraan yang lebih baik antara INKINDO dan berbagai pihak terkait.

Seluruh rangkaian acara Musprov INKINDO Sumut 2026 menunjukkan komitmen yang kuat dari seluruh anggota untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan terpilihnya Yanuar Mahdi, diharapkan INKINDO Sumut dapat semakin maju dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan pemerintah.

Back to top button