Program IVF di Primaya Evasari Hospital Tuntaskan Penantian 9 Tahun Pasangan Rifky Alhabsyi

Kebahagiaan kini menyelimuti pasangan Rifky Alhabsyi dan Yulia Rahmayani, setelah menunggu selama sembilan tahun yang penuh perjuangan dalam menghadapi masalah infertilitas. Mereka akhirnya merasakan kebahagiaan luar biasa dengan kelahiran anak pertama mereka, Muhammad Rafasya Zayyan Alhabsyi, yang lahir dengan berat 2,45 kg dan panjang 45 cm, melalui program bayi tabung (IVF) di Smart Fertility Clinic dan proses persalinan di Primaya Evasari Hospital.
Perjuangan Menghadapi Infertilitas
Keputusan untuk menjalani program IVF muncul setelah Yulia mengalami masalah serius pada saluran reproduksinya, yang mengharuskannya menjalani operasi pengangkatan kedua tuba falopi (salpingektomi). Kondisi ini membuat kehamilan secara alami atau melalui inseminasi menjadi tidak mungkin, sehingga pilihan untuk mengikuti program bayi tabung menjadi satu-satunya harapan untuk mendapatkan keturunan.
Setelah mempertimbangkan berbagai opsi, pasangan ini akhirnya memutuskan untuk memulai program IVF pada tahun 2025, meski keputusan awalnya sudah ada sejak 2022. Proses IVF Yulia dimulai pada bulan Februari 2025 dengan prosedur Ovum Pick Up (OPU), dilanjutkan dengan Frozen Embryo Transfer (FET) pada bulan September 2025. Dua minggu setelah FET, mereka mendapatkan kabar baik saat kantong kehamilan terlihat sebagai tanda kehadiran kehidupan baru.
Momen Berharga Dalam Perjalanan
Rifky mengungkapkan, “Perjalanan kami untuk memiliki anak bukanlah hal yang mudah. Kami belajar untuk tetap tegar, pasrah namun tidak menyerah, serta saling mendukung satu sama lain. Setelah operasi pengangkatan tuba falopi, kami berkonsultasi dengan tujuh dokter dan satu profesor untuk menjalani program IVF, dan akhirnya kami menemukan kecocokan dengan Smart Fertility Clinic. Kami juga memilih Primaya Evasari Hospital sebagai tempat persalinan karena suasananya yang nyaman dan layanan yang komprehensif. Yang paling membuat kami tenang adalah dukungan yang kami terima sejak awal program kehamilan hingga proses persalinan,” ujarnya.
Peran Tim Medis dalam Keberhasilan Program IVF
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Primaya Evasari Hospital, dr. Darma Syanty, Sp.OG., Subsp. FER., menjelaskan bahwa setiap pasangan menghadapi tantangan fertilitas yang berbeda-beda. Namun, peluang untuk hamil tetap bisa dicapai melalui pendekatan medis yang tepat.
“Dalam kasus kerusakan tuba yang tidak berfungsi, IVF menjadi pilihan terbaik untuk meraih kehamilan. Yang mengesankan dari perjalanan Rifky dan Yulia adalah sikap mereka yang penuh harapan meskipun harus melalui berbagai rintangan. Dukungan keluarga dan orang terdekat turut memberikan pengaruh positif terhadap kondisi emosional mereka selama proses berlangsung. Dalam kasus ini, hanya satu embrio yang berhasil, sehingga kehamilan yang terjadi benar-benar menjadi anugerah yang sangat berharga,” jelas dr. Darma.
Inspirasi dari Kisah Rifky dan Yulia
CEO Smart Fertility Clinic, dr. Laura Leandra Setiawan, merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan Rifky dan Yulia dalam mewujudkan impian mereka untuk memiliki anak. “Kami sangat berterima kasih kepada Rifky dan Yulia yang telah mempercayakan Smart Fertility Clinic dalam perjalanan mereka. Alhamdulillah, perjalanan panjang tersebut akhirnya berbuah kebahagiaan. Kami berharap kisah ini dapat memberikan inspirasi bagi pasangan-pasangan lain yang juga berjuang untuk mendapatkan anak bahwa harapan selalu ada,” ujarnya.
Dukungan Layanan Maternal Terintegrasi
Keberhasilan program IVF Yulia juga didukung oleh layanan maternal terintegrasi yang ditawarkan oleh Primaya Evasari Hospital. Dalam proses persalinan, pasien mendapatkan manfaat dari metode ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery) yang dikombinasikan dengan TAP Block (Transversus Abdominis Plane block) untuk membantu mengurangi rasa sakit pasca persalinan dan mempercepat pemulihan ibu.
“Saya berkesempatan untuk mendampingi istri selama proses persalinan, yang menjadi momen sangat berharga bagi kami. Setelah melahirkan, Yulia juga mendapatkan perhatian dan dukungan selama masa pemulihan, termasuk layanan spa dan facial, sehingga ia dapat menjalani proses recovery dengan lebih nyaman. Kami sangat bersyukur bisa melalui semua proses ini dan menyambut kehadiran buah hati kami,” tambah Rifky dengan penuh kebahagiaan.
Pentingnya Pendekatan Menyeluruh dalam Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Direktur Primaya Evasari Hospital, dr. Wily Kurniady, MARS, menegaskan bahwa layanan kesehatan ibu dan anak memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari layanan maternal terintegrasi, Primaya Evasari Hospital menyediakan berbagai layanan, mulai dari edukasi laktasi hingga pemeriksaan OAE (Otoacoustic Emissions) untuk bayi baru lahir, serta vaksinasi awal bayi dan pendampingan keluarga selama proses persalinan dan masa pemulihan ibu.
“Kami percaya bahwa pengalaman pasien tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan medis, tetapi juga oleh kualitas dukungan yang diberikan selama proses perawatan. Oleh karena itu, Primaya Hospital Group terus meningkatkan layanan Women & Child Center sebagai salah satu layanan unggulan. Kehadiran layanan maternal dan fertilitas terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi lebih banyak pasangan yang tengah berjuang untuk mendapatkan buah hati,” tutup dr. Wily.






